Jika dapat aku ketahui apa yang akan terjadi padaku kelak, sudah pasti aku akan menjauhkan diriku dari hal-hal yang membuatku terluka.
Namun jika hal itu kulakukan maka tidak akan ada bahagia yang akan kurasakan, tidak akan ada kenangan indah
dan aku tidak akan pernah belajar menjadi perempuan yang lebih sabar dan lebih tegar seperti saat ini.’
-martinayosevina-

Rabu, 09 Agustus 2017

Membuat Paspor 2017 (Persyaratan, Biaya, Proses) dan Pengambilan Paspor

Assalamu'alaikum..

Pernah kah terpikir untuk membuat paspor dengan menggunakan biro jasa?
Kalau iya, kembali urungkan niat tersebut jika hanya mempunyai budget minimalis.
Kenapa saya bilang seperti itu? Karena nominal yang diminta biro jasa lumayan besar, harga pembuatan paspor di banderol paling murah Rp. 900.000.
Kalau kita buat sendiri kena berapa? Untuk paspor 48 hal, biaya yang dikeluarkan hanya Rp. 355.000 dan untuk yang 28 hal biaya yang dikeluarkan jauh lebih murah, yaitu Rp. 155.000.
Apa bedanya paspor 48 hal dengan yang 24 hal? Kedudukan mereka sama di mata hukum, hanya beda jumlah halaman aja.
Jadi kalau yang sekiranya jarang berpergian keluar negeri, buat yang 24 halaman aja, lebih murah.. hehheee

"Buat paspor sama biro jasa kan enak, tinggal nunggu jadi aja", Itu kata orang-orang yang mempromosikan biro jasa. Realitanya bagaimana?
Kita sama saja harus datang ke biro jasa dengan menyerahkan dokumen-dokumen persyaratan pembuatan paspor, kemudian besok atau lusa kita tetap datang ke kantor imigrasi untuk foto dan wawancara.
Dengan biro jasa, mereka menawarkan paspor bisa jadi dalam waktu 3 (tiga) hingga 4 (empat) hari.
Kalau urus sendiri pun jadinya sama kok. Saya buat hari kamis, dan hari sabtu dapat sms dari WAGS (WhatsApp Gateaway Service) bahwa paspor saya sudah jadi. Cuma 2 (hari) loh.. Hanya saja pengambilan baru bisa diambil di hari dan jam kerja (senin s/d jumat jam 08.00 s/d jam 15.00).
Mungkin enaknya menggunakan biro jasa, ketika paspor jadi, kita tidak mengambil ke imigrasi melainkan ke kantor biro jasa nya.

Intinya sih kalau saya mah mending urus-urus sendiri, ga ribet kok.
Yang penting tahu tata cara dan persyaratannya aja, jadi ga bolak balik ke kantor imigrasi.

Pertama-tama, sebelum kita datang ke kantor imigrasi, buka website imigrasi terlebih dahulu di www.imigrasi.go.id
Scroll kebawah sedikit, nanti ada pilihan online service. Pilih layanan antrian paspor online.
Atau kita bisa mendownload aplikasinya di play store dengan kata kunci "layanan antrian paspor online".
Disana kita diwajibkan login, kalau belum pernah login, daftar dulu yaa..
Nah kalau udah bisa login, langsung pilih list kanim (kantor imigrasi) yang akan dituju.
Oia untuk kanim membuat paspor, kita bebas milih mau dimana.
KTP luar daerah bikin di semua daerah Jakarta juga bisa kok.
Untuk daftar permohonan, di isi sendiri waktu yang kita pilih untuk membuat paspor. Ada pagi dan siang.
Jadi per hari di kanim ada kuota yang telah ditetapkan, kalau tanggal yang kita inginkan kuotanya sudah penuh, maka kita tidak bisa membuat dihari yang kita pilih, jadi harus ganti tanggal.

Kalau kita sudah dapat antrian permohonan, lihat waktu yang ditetapkan.
Kebetulan saya mendapatkan waktu 10.01, jadi saya akan dilayani paling cepat jam 10.01.
Karena saya telah men-download aplikasinya, jadi pas sampe sana langsung tunjukin barcode yang ada di aplikasi untuk di scan dan mendapat no antrian sesuai dengan nama yang kita isi pada saat daftar ingin login serta mendapatkan formulir yang akan kita berikan kepada petugas imigrasi.

Sebelum dikasih nomor antrian sama petugas disana, berkas-berkas yang kita bawa akan di cek terlebih dahulu.
Apa saja kah berkas-berkas yang diperlukan?
Untuk WNI lebih dari 17 tahun, berkas yang diperlukan yaitu: KTP, Kartu Keluarga dan Ijazah Terakhir.
Jangan lupa di fotocopy pada kertas ukuran A4 (jangan di potong untuk KTP).
Sedangkan untuk WNI kurang dari 17 tahun lihat secara lengkapnya di website imigrasi yaa.. hehehhee

Antrian di Kanim ga panjang kok, hanya saja saat saya kesana sedang ada gangguan sistem, jadi agak sedikit tersendat.
Ketika di loket, petugasnya juga sigap melayani kita. Beliau isi data dan konfirm ke kita, kemudian di wawancara (ditanyain bikin untuk keperluan apa dan kemana negara yang ingin dituju).
Setelah itu di foto dan finger print. Done! Cepat bukan?

Karena ada gangguan sistem, maka kode billing yang akan kita bayarkan tidak dapat diberikan oleh petugas, sehingga kita diberikan nomor permohonan pembuatan paspor dan flyer yang berisi nomor WAGS.
Masukin ke kontak deh nomor WAGSnya, langsung coba untuk chat via WA dengan memasukkan nomor permohonan.
Akan keluar balasan dari WAGS seperti ini jika memang nomor billing kita sudah ada.

Langkah selanjutnya, bayarkan kode billing tersebut, bisa lewat ATM ataupun internet banking.
Bapak petugas menyarakankan menggunakan mandiri, jadi tidak ada biaya admin.
Dan saya pun membayarkannya via mandiri internet banking, mudah dan cepat prosesnya.

Cara membayarnya dengan memasukkan kode billing yang sebelumnya kita terima.

Selesai deh proses pembuatan paspor, tinggal menunggu pemberitahuan dari WAGS bahwa paspor sudah jadi.
Awalnya saya pikir saya akan menerima pemberitahuan di hari senin atau selasa.
Eh ternyata hari sabtu saya menerima pemberitahuan dari WAGS imigrasi bahwa paspor saya sudah jadi.

Langkah selanjutnya mengambil paspor.
Syarat apa saja yang dibutuhkan?
Yang paling utama itu jangan sampai hilang nomor permohonan paspornya.
Karena 6 (enam) digit paling belakang akan digunakan untuk mencetak nomor antrian pengambilan paspor.
Bukti bayar di persiapkan aja, meskipun pas saya kesana petugas tidak menanyakan.. mungkin dari sistem sudah ter-update otomatis untuk pembayaran.
Selanjutnya siapkan KTP, sebagai bukti kalau yang mengambil adalah orang yang bersangkutan.

Done!
Paspor selesai dalam waktu singkat, biaya murah dan kita jadi tahu prosesnya.
Jadi masih kepikiran kah untuk membuat paspor via biro jasa?? Kalau saya sih NO.. hahahaaa :p

Semoga bermanfaat ^^

Wassalamu'alaikum..

Jumat, 07 April 2017

Sabar dan Sadar

Assalamu'alaikum..

Sabar.. Seringkali diartikan sebagai sesuatu yang sulit.
Kebanyakan orang bilang, sabar itu belajarnya seumur hidup dan ujiannya selalu mendadak.
Saya pribadi bukanlah termasuk golongan orang-orang yang tingkat kesabarannya sudah cukup baik, jadi saya akan sangat menghargai jika di sekitar saya terdapat orang yang sabarnya itu luar biasa.

Eits, sabar dalam hal apa dulu?
Emang ada sabar dalam hal negatif ya?
Bukannya sabar itu selalu mengarah ke hal-hal yang positif aja?

Saya memberanikan diri untuk menulis apa yang menurut kata hati saya memang harus saya tulis.

Saya mempunyai penilaian atas sabar yang negatif. Seperti apa?
Salah satunya sabar ketika menjadi orang ketiga dalam hubungan orang lain.
Sabar dalam hal itu, menurut saya tidak mengikuti pengertian sabar dalam arti yang sebenarnya.
Ketika orang ketiga sabar menunggu pasangan dari orang lain menjadi milik dia sepenuhnya, sabar menunggu dirinya bisa mengekspos kegiatannya dengan pasangan orang lain di media sosial, sabar melihat postingan pasangan dari orang yang dekat dengannya, sabar menunggu dirinya diperkenalkan ke semua orang sebagai pasangan yang sesungguhnya.. itu bukan SABAR menurut saya, tapi SADAR.

Yup, dia itu sadar akan posisinya sebagai orang ketiga. Ini harus di noted untuk laki-laki yang lebih sering bermain hati dengan perempuan lain.
Jangan mengagung-agungkan perempuan selingkuhan kalian itu sabar. Dia itu tidak sabar, melainkan tidak lebih dari sadar dengan kondisi yang ada.
Kalau Dia sabar, sebaiknya Dia tidak menjadi orang ketiga, tetapi sabar menahan rasa yang ada.

Yang sabar ya perempuan yang menjadi pihak pertama, inilah sabar yang sebenarnya.
Ketika mereka telah mengetahui pasangan mereka berselingkuh, namun masih memaafkan, menerima dan berharap pasangan mereka berubah, itulah sabar.

Karena seringkali pihak ketiga sebagai pelaku berperan sebagai korban (bersikap innocent), sehingga mendapat penilaian yang baik dimata orang.
Dan pihak pertama diperlakukan sebagai pelaku karena marah-marah kepada pihak ketiga. Baik melalui chat ataupun posting di media sosial.

Dan ketika pasangannya lebih memilih bersama dengan orang ketiga, maka mereka telah membuat pihak pertama sadar, bahwa pasangannya bukanlah orang yang baik untuk dirinya. Serta apa yang kita miliki tidaklah bersifat kekal.

Terpikir kah kalau sesuatu yang kita miliki direbut orang lain bagaimana rasanya? Salahkah kalau kita kesal dan marah? Itu manusiawi menurut saya.

Mungkin nanti, ketika suatu saat pasangan dari orang ketiga tersebut direbut oleh orang lain, disana lah Dia akan belajar sabar dan sadar yang bersamaan.
Yakni SABAR menghadapi pihak ketiga dan perubahan pada pasangannya, dan SADAR bahwa dahulu yang pernah Dia rebut bisa kembali di rebut oleh orang lain.

Happy Free-day.. ^^

Wassalamu'alaikum..

Senin, 14 November 2016

Semut Bisa Ber-hibernasi?

Assalamu'alaikum..


"Semut-semut kecil.. saya mau tanya.. apakah kamu di dalam sana, tidak takut cacing..?"
Itu merupakan lirik lagu Melisa, penyanyi jaman 'baheula', jamannya saya minta jajan sama mama dikasih Rp. 50 bisa dapet permen sama kue di warung.. hehheee

Sudah tak asing lagi dong sama hewan yang satu ini?
Apalagi untuk jenis semut yang suka berkeliaran di rumah dan ga bisa sedikit aja nemuin sesuatu yang manis ataupun amis, mereka langsung mengerubung.
Suka kesel juga kalau sempet lengah sebentar aja, langsung deh para semut nakal baris berbaris dengan tidak rapih.
Kalau udah terlanjur banyaknya semut yang ngerubungin makanan plus makanannya cuma sedikit, mau ga mau dengan berat hati makanannya dibuang.
Tapi beda kondisi kalau makanannya banyak dan semutnya tak cukup banyak, otomatis langsung menyelamatkan makanan itu.

Contoh aja kemarin saya membeli donat setengah lusin ketika pulang dari kantor.
Saya letakkan di atas karpet bersama dusnya. Hanya saya tinggal sebentar saja, pas saya tersadar.. semut merah yang kecil-kecil itu (entah namanya semut apa saya ga tau.. hehheee) udah ngerubungin si donat yang satu pun belum saya makan.
Geram sama tingkah si semut yang udah kelewatan nakal karena ngeduluin saya makan donatnya, walhasil saya langsung masukin kulkas aja donatnya, ga tanggung-tanggung,, saya masukin freezer. Kali itu saya berpikir bahwa saya adalah pembunuh semut paling kejam karena membuat dia mati beku secara perlahan-lahan.

Tak lama kemudian, saya intip kondisi semut di dalam kardus donat di freezer, saya merasa puas karna semut-semut itu sudah dalam kondisi terkapar. Langsung saya keluarkan dari freezer, namun masih saya taruh dikulkas.
Esoknya saya keluarkan dari kulkas ketika ingin menyantapnya. Namun, saya tinggalkan donat-donat itu masih bersama para semut yang terkapar tidak sampai lima menit.
Saya buka kardusnya, dan.. jengjreeeeeeeenggg.. Semut pun sudah mengerubungi kembali si donat.
Kaget bukan main, karena ini belum ada lima menit saat saya keluarkan dari kulkas.
Sempet bingung juga sih semut ini berasal dari mana, karena posisi kardus donat saya letakkan di tempat yang tidak terjangkau sama semut.
Tidak ada kecurigaan apapun. Saya hanya berpikir secepat itu kah para semut berkumpul?
Sebelumnya saya memang pernah membaca artikel bahwa semut memiliki feromon sebagai alat komunikasi mereka, feromon berupa hormon yang biasa mereka tinggalkan agar keberadaannya terlacak oleh semut -semut yang lainnya.
Itulah kenapa semut cepat sekali mengerubungi makanan, terutama makanan manis.

Sekali lagi, saya kembali menjadi pembunuh semut yang kejam dengan memasukkan si kardus donat ke dalam freezer.
Saya keluarkan kardusnya setelah beberapa jam berada di dalam freezer.
Karena tingkat keingintahuan saya kali ini begitu tinggi, saya letakkan kardus di depan mata saya. Saya perhatikan dengan seksama, dari mana semut-semut akan bermunculan.
Tanpa saya duga-duga, para semut yang sudah terkapar itu perlahan-lahan bergerak. Rasanya sih saya seperti melihat mayat hidup. Karena setahu saya semut-semut itu sudah pada mati.

Yups!! Ternyata para semut nakal itu belum mati. Kondisi ini disebut juga hibernasi.
Hibernasi semut bisa di dalam suhu yang sangat dingin. Jadi saat semut terlihat terkapar seperti sudah mati, sebenarnya mereka sedang ber-hibernasi.
Meskipun pada umumnya hewan primata, mamalia dan burung yang suka ber-hibernasi, atau mungkin beruang yang sudah terkenal sangat sering melakukan hibernasi, ternyata semut pun bisa melakukan hibernasi.
Hibernasi dilakukan dengan cara tertidur atau beristirahat selama musim dingin, karena sulitnya mendapatkan makanan di saat musim dingin. Hibernasi sering terlihat dari adanya penurunan suhu tubuh binatang, terkecuali pada beruang.

Jadi saya bukan pembunuh semut yang kejam dong ya?
Karena si semut sedang tertidur atau beristirahat di freezer yang mungkin sama saja mereka anggap bukan sedang berada di freezer, melainkan sedang mengalami musim dingin ^^
Dan semut-semut yang hidup kembali setelah di masukkan ke dalam freezer berarti bukanlah mayat hidup.. hehehee

Ini cuma tulisan iseng saya yang mungkin bisa menambah sedikit pengetahuan kita tentang semut ^_^

Wassalamu'alaikum..

Jumat, 14 Oktober 2016

Wisata di Garut

Assalamu'alaikum..

Garut merupakan salah satu kota yang termasuk ke dalam provinsi Jawa Barat. Letaknya yang agak di ujung Jawa Barat dan berbatasan dengan Jawa Tengah tidak membuat Garut sepi akan wisatawan yang ingin berlibur kesana. Selain Garut merupakan kampung halaman saya, udara yang sangat sejuk membuat saya sangat betah ketika saya berada disana.

Candi Cangkuang di tanah sunda

Wisata pertama yang akan saya bahas adalah Candi Cangkuang, yang merupakan satu-satunya Candi Hindu yang berada di tanah sunda. Candi yang berada di Leles ini memiliki daya tarik tersendiri untuk para pengunjungnya. Selain letaknya yang berada di sebuah pulau kecil sehingga harus menyebrangi situ (danau) cangkuang dengan menggunakan rakit, Candi Cangkuang pun menyimpan sejarah dari Candi itu sendiri serta sejarah makam yang berada disamping Candi dan tentang penduduk sekitar yang tinggal di Kampung Pulo.

With my Bro, menyusuri jalan menuju Candi Cangkuang

Harga tiket masuk yang ditawarkan cukup murah, hanya Rp. 3.000 untuk orang dewasa dan Rp. 2.000 untuk anak-anak serta harga rakit hanya Rp. 4.000 per orang.

Ini rakit yang mengantarkan kita pulang pergi melintasi Situ Cangkuang

Kemudian ada wisata pemandian air panas Cipanas Garut. Berada di pusat kota Garut, membuat jalanan menuju Cipanas lebih ramai oleh pedagang yang menjajakan oleh-oleh khas Garut.
Terdapat pemandian umum bagi yang menginginkan biaya lebih murah, meskipun dibilang umum namun tetap saja di dalam 1 kamar pemandian hanya untuk 1 atau 2 orang. Dan untuk kolam renang air panas pun tersedia untuk umum. Ingin lebih privat? Tentunya harus menyewa tempat penginapan, baik hotel maupun cottage disekitar Cipanas.

Wisata selanjutnya merupakan wisata yang belum lama ini diresmikan, mungkin sudah sekitar 2 tahunan, yaitu wisata kebun mawar.

Harga tiket weekend Rp. 20.000 sedangkan hari biasa Rp. 15.000


                  




Awalnya saya pikir akan disuguhkan berbagai macam mawar, baik mawar putih, kuning, merah dan lainnya. Ternyata yang disuguhkan tidak hanya mawar, namun berbagai jenis bunga disuguhkan di kebun yang terbilang cukup luas ini. Penginapan pun di sediakan bagi wisatawan yang ingin menghabiskan waktu lebih lama disini.
Letaknya dimana? Dari arah garut ikuti saja jalanan menuju samarang, tepatnya di jalan raya Kamojang, posisinya lebih diatas sedikit dari kampung sampireun yang pastinya sudah sangat tidak asing bagi kebanyakan orang.




Sudah pernah dengar mengenai wisata waterboom Darajat Pass? Wisata yang satu ini paling digemari oleh anak-anak, karena terdapat banyak arena permainan air untuk anak-anak. Per orang dikenakan tiket Rp. 25.000, dan per masing-masing tiket dapat ditukar dengan 1 botol minuman dari sponsor.

Wisata Waterboom Darajat Pass

Didalamnya tersedia berbagai arena permainan air

Yang terakhir saya ulas adalah tempat penjualan kerajinan kulit Sukaregang. Saya mengkategorikan Sukaregang sebagai tempat wisata karena mata saya dapat berwisata melihat berbagai macam kerajinan kulit dengan harga yang ditawarkan tidak terlalu mahal, bahkan kalau kita pintar menawar akan mendapatkan harga yang cukup murah.
Kerajinan kulit yang ditawarkan berupa jaket, dompet, tas, sendal, sarung tangan, topi dan lainnya yang terbuat dari kulit asli.

Hasil berburu dengan si Sepupu 

Sebenarnya masih ada beberapa wisata lainnya di Garut seperti gunung papandayan (sudah pernah saya bahas terpisah dalam 1 postingan), wisata Situ Bagendit dan yang lainnya. Namun kali ini saya memilih hanya mengulas yang telah saya tuliskan di atas saja.. ^^

Wassalamu'alaikum..

Kamis, 29 September 2016

Merbabu dan Yogyakarta



Assalamu'alaikum..

Kok judulnya Merbabu dan Yogyakarta? Bukannya kalau mau naik ke Merbabu bukan dari Yogyakarta?
Yup.. naik ke Merbabu memang ga lewat Yogyakarta. Namun ini pengalaman singkat saya di akhir july sampai awal agustus kemarin, dimulai dari Boyolali dan berakhir di Yogyakarta ^^
Lewat jalur darat dari Jakarta menuju Selo, Boyolali, kurang lebih sekitar 14 jam plus istirahat dan shalat.
Gunung dengan ketinggian 3.145m ini memiliki beberapa jalur untuk menuju puncak.


Diantaranya ada jalur selo, wekas, suwanting dan kopeng, hanya saja saya dan yang lainnya memilih untuk naik dan turun di jalur yang sama yaitu di jalur selo. Itu karena kendaraan yang kami gunakan di parkir disana plus banyak yang mengatakan selo merupakan jalur yang paling mudah ditempuh diantara jalur lainnya.

Pemandangan gunung di sekitar Merbabu sangat memanjakan mata, salah satunya ada Merapi.

Setelah selesai mendaki Merbabu, kami memutuskan untuk menjelajahi Yogyakarta. Dari Boyolali, kami menuju Yogyakarta dengan melewati Magelang. Perjalanan lancar sekitar 2 jam.

Esoknya, petualangan menjelajahi Yogyakarta pun dimulai.
Perjalanan kami yang pertama ke Taman Buah Mangunan. Dari tempat kami menginap kurang lebih sekitar 1,5 jam, dikarenakan kami banyak bertanya jalur menuju kesana. Jalanan menuju taman buah ini berkelok-kelok. Kalau yang terbiasa pusing naik kendaraan, ada baiknya minum antimo atau persiapkan kantong plastik.. hehehe.
Sesampainya disana, saya langsung mencari pohon buah-buahan apa yang ada disana. Namun sejauh mata memandang, tidak ada satupun buah-buahan disana. Jadi entah kenapa dinamakan taman buah mangunan..
Pemandangan yang disuguhkan sangat sangat supeeerr.. katanya sih begitulah pemandangan wisata di gunung kidul.. pemandangan yang sangat indah.
Tiket masuknya sangat murah, hanya Rp. 5.000 saja per orang.


Selanjutnya masih di sekitar tempat yang sama ada hutan pinus. Yup hutan pinus yang dimanfaatkan sebagai wisata. Sudah pasti pinus yang berada disana sudah menjulang tinggi. Ditambah lagi disediakannya tempat diatas pohon yang bisa melihat pemandangan sekitar dari atas.


Hutan pinus ini tidak dikenakan biaya. Ada kamar mandi yang super bersih dan mushola yang dibangun dari kayu. Karena awalnya kami berangkatnya cukup siang, maka tidak terasa hari pun sudah senja.



Malam harinya kami menghabiskan waktu di alun-alun kidul. Dulu saya pernah kesini dan mencoba untuk berjalan di antara dua pohon dengan mata yang ditutup kain hitam, hasilnya? Ga cukup sekali untuk bisa melewati jalan tengah-tengah itu.. hehehee. Kali ini saya cukup memperhatikan mereka yang begitu semangat karena yakin bisa berjalan di tengah-tengah pohon kembar beringin besar.

Abaikan saya yang kalah terang sama cahaya lampu.. ^_^

Hari terakhir di Yogyakarta mengharuskan saya bangun pagi agar tidak terlalu siang memulai perjalanan dan agar dapat mengelilingi Yogyakarta dengan maksimal.
Perjalanan pertama sudah pasti ke Candi Borobudur. Setiap ke Yogyakarta, saya tidak pernah melewatkan untuk mampir ke Candi Borobudur yang terletak di Magelang. Entah kenapa rasanya ga afdol aja kalau ke Yogyakarta ga mampir ke Magelang ^^
Oia kalau mau menyewa payung jangan dari luar Candi ya.. Saran saya sih sewa yang di dalam Candi. Karena apa? Karena harga yang ditawarkan di dalam candi  lebih murah, hohoohoo


Tiket masuk per orang untuk WNI sebesar Rp. 30.000.




Candi yang selalu jadi tujuan wisata para turis, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Di dekat Candi Borobudur ada Candi Mendut, letaknya hanya beberapa kilometer dari Candi Borobudur. Tiket masuknya murah, hanya Rp. 3.000. Disana hanya ada satu buah candi yang berukuran cukup besar.

Selanjutnya perjalanan menuju Gereja Ayam. Tempat wisata baru yang diperkenalkan lewat film AADC 2. Rangga dan Cinta melihat sunrise disana. Berhubung saya datangnya siang, jadi saya di suguhkan oleh terang benderangnya cahaya matahari kala itu. Kalau ikut GPS, jalanan menuju kesana agak ribet, saran saya sih lebih baik bertanya kepada warga sekitar, karena dari jalan raya hanya lurus saya ke dalam.
Tapi kalaupun nyasar, jangan takut.. pasti ada yang menawarkan diri menjadi penunjuk jalan dengan membayar sejumlah tertentu.
PeeR banget nih jalanan dari parkiran mobil menuju gereja ayam, karena jalanan menuju gereja ayam cukup miring, menurut saya ya sekitar 60 sampai 70 derajat tingkat kemiringannya.Tiket masuknya Rp. 10.000.
Jalanan yang akan saya lewati terlihat sekali belum lama diperbaiki, sudah pasti ini ditujukan untuk meningkatkan fasilitas para pengunjung. Kalau yang pakai mobil offroad sih enak, bisa naik sampai depan Gereja Ayam.

Namanya aja Gereja Ayam, sudah pasti bentuknya seperti ayam, lengkap dengan jenggernya.

Untuk sampai ke atas Gereja, kita menaiki tangga yang masih berbentuk kayu. Dan akan diberikan waktu oleh penjaganya. Jadi kalau kelamaan sudah pasti akan di teriakkan untuk bergantian dengan pengunjung yang lainnya.

Apa yang disuguhkan? Lagi-lagi pemandangan alam yang sudah pasti tidak ada di tempat saya mencari nafkah sehari-hari ^^


Tujuan terakhir yaitu Pantai Parangtritis. 

Kali ini kami hanya berbekal GPS.
Alhamdulillah GPS menunjukkan jalan yang mudah, tidak membuat kami ribet. kami di tuntun melewati jalanan kabupaten, sehingga jalanan lancar jaya.
Sesampainya di Parangtritis, waktu sudah menunjukkan pukul 5 sore. Itu artinya bahwa sang mentari berpamitan sementara sebelum esok dia kembali bersinar.


Wassalamu'alaikum..

Selasa, 09 Agustus 2016

Kereta Api Argo Dwipangga

Merupakan salah satu kereta api eksekutif dengan rute Jakarta (Gambir) - Solo (Solo Balapan) dan sebaliknya yang hanya melintasi beberapa stasiun besar dan salah satunya adalah stasiun tugu Yogyakarta. Kereta api ini hanya menempuh dalam waktu kurang lebih 7,5 jam saja dari Yogyakarta ke Jakarta, begitu pula sebaliknya.
Sebenarnya selain kereta api argo dwipangga ada banyak kereta api eksekutif lainnya yang melewati stasiun tugu Yogyakarta, diantaranya ada kereta api bima, kereta api gajayana, kereta api argo lawu, kereta api taksaka malam dan taksaka pagi.
Pilihan saya untuk naik kereta api argo dwipangga saat itu dikarenakan masih banyaknya kursi yang available hingga mendekati tanggal pemberangkatan di harga Rp. 285.000. Sedangkan di kereta yang lainnya untuk tiket yang harga dibawah Rp. 300.000 sudah habis terjual. Makanya saya pilih yang lebih murah dan kebetulan juga saya belum pernah naik kereta api argo dwipangga ^_^
Sama dengan kereta api eksekutif lainnya, Argo Dwipangga pun mengutamakan fasilitas untuk para penggunanya. Seperti pijakan kaki, selimut dan bantal. Pijakan kaki yang disediakan bersifat fleksibel, jadi pijakan hanya bisa berada dibawah jika di injak, jika tidak di injak maka secara otomatis pijakan kaki akan kembali ke tempatnya semula. Untuk kursi pada kereta api argo dwipangga, tidak terdapat meja kecil yang biasanya di tarik dari pinggiran untuk meletakkan makanan. Jadi kemungkinan terdapat kafe di salah satu gerbong.
Namun tidak menutup kemungkinan bagi siapapun yang ingin makan di bangku, karena para pekerja kereta api menawarkan makanan dan mengantarkan ke tempat kita duduk.
Biasanya saya akan mencari kafe di setiap kereta api eksekutif, hanya saja kali ini saya tidak keliling gerbong dikarenakan kondisi saya yang sudah lelah setelah berkeliling Yogyakarta.. hehehee.. jadi kali ini saya tidak bisa memberikan info kafe terdapat di gerbong berapa.
Selimut yang diberikan oleh petugas masih dibungkus dengan plastik, itu artinya selimut masih baru di laundry, masih dalam kondisi bersih, meskipun menurut saya kurang harum ^^

Penampakan tiket kereta yang terbaru. Lebih hemat kertas karena lebih tipis, namun lebih berisiko untuk kelipat atau mungkin bisa terbuang. Jadi lebih baik di print pas mau berangkat aja,, hehehee

Untuk gerbong, keberangkatan dari Yogyakarta menuju Jakarta, gerbong eksekutif 1 terletak di paling depan dan nomor urut bangku pun dimulai dari yang kecil. Sedangkan untuk keberangkatan dari Jakarta ke Yogyakarta atau ke Solo Balapan, gerbong eksekutif 1 terdapat di paling belakang, serta  nomor urut bangku yang terdepan di mulai dari yang besar.
Kedatangan dan keberangkatan kereta tepat sesuai waktu yang dijadwalkan. Hanya sekitar 5 menit kereta berhenti di stasiun, jadi jangan datang pada saat waktu keberangkatan ya.. sayang kalau sampai tertinggal oleh si argo dwipangga.. ^_^

Selasa, 12 Juli 2016

Pelangi

Siang itu, kala sang hujan beristirahat dari aktivitasnya dan memberikan kesempatan kepada mentari untuk kembali menerangi bumi dengan sinarnya, aku lihat kamu hadir.
Hadir sesaat diantara kepergian hujan dan kedatangan mentari. Kamu hadir ditengah tetesan hujan dan sinar yang terpancar dari mentari.
Kamu memang berada menjadi yang ketiga antara hujan dan mentari, namun kamulah yang menyatukan keduanya hingga menjadi indah, menyatukan tetesan hujan dan sinar mentari menjadi warna warni yang membuat siapapun yang melihatnya akan terpana, menghadirkan senyum dan sering kali aku mendengar nyanyian tentangmu dari suara riang anak-anak kecil yang melihatmu, termasuk aku di waktu kecil.
Kamu mengajarkanku, kehadiranmu dapat membuat suasana menjadi berbeda, menjadi lebih indah. Dan saat kamu pergi, sebagian anak-anak masih bernyanyi seakan tak akan ingin kamu pergi. Karena yang mereka tahu, menyanyikan lagumu dapat menahan kamu sedikit lebih lama untuk tinggal di langit.
Tidak sedikit pula yang mengabadikan keberadaanmu dalam sebuah gambar, dan selalu mengingat kapan kemungkinan kamu hadir. Iya, seperti yang aku katakan tadi bahwa kamu hadir sebagai yang ketiga, namun bukan seperti kebanyakan yang memisahkan, kamu hadir menyatukan.
Belajar banyak darimu, kamu yang sangat indah, kamu yang selalu membekas dalam ingatanku.. Pelangi!!